Lapangan Basket UNSW

20131122_125908 OK_miniLapangan basket (atau kerennya Multipurpose Complex, University Gym) di University of New South Wales di Kensington, Sydney merupakan salah satu tempat yang cukup ramai saat diselenggarakan sholat Jumat. Lapangan basket indoor ini digunakan hanya untuk sholat Jumat yang dihadiri sekitar 200 an jemaah. Untuk sholat fardhu lainnya, mahasiswa UNSW dapat sholat di musholla di dekat tempat ini. Tempat ini juga tidak digunakan untuk sholat Ied Adha dan Ied Fitri, karena selain lantainya yang terbuat dari kayu dan agar berdebu (maklum karena lapangan basket, senam dls, namanya juga multypurpose), pintu masuk ke tempat ini juga sangat kecil.

Proses sholat Jumat rata-rata berlangsung sekitar 30 menit, dimulai jam 13.15 dan berakhir jam 13.45. Pada waktu ujian, jam dimajukan dan khutbah dipersingkat. Jam ini sudah disesuaikan agar dapat diikuti pada empat musim. Perlu diingat bahwa jadwal sholat Jumat di negara-negara empat musim tidak seperti di Indonesia yang dalam satu tahun paling hanya berselisih sekitar 30 menit. Di negara empat musim, jadwal sholat sangat tergantung pada posisi matahari. Jika musim panas, matahari bersinar lama sehingga sholat shubuh bisa dimulai jam 4 pagi dan matahari terbenam bisa jam 20.00. Semakin mendekati kutub, semakin ekstrem. Di Canada misalnya, musim panas subuh jam 4 pagi dan sholat Isya jam 11 malam, padahal jam sudah dimajukan dan disesuaikan (daylight saving). Siksaan luar biasa untuk Ramadhan yang jatuh pada musim panas. Tetapi sebaliknya, jika  musim dingin, puasa mungkin bisa sangat singkat, hanya 8 jam.

Materi khutbah dalam bahasa Inggris yang diisi oleh mahasiswa atau professional. Seperti juga kampus lain, sholat jumat di kampus dikelola oleh seksi organisasi Islam yang anggotanya sedikit tetapi militant. Adzan hampir selalu dilakukan oleh mahasiswa. Di belakang tempat sholat, disediakan kotak amal yang digunakan untuk membantu syiar Islam di kampus dan Australia secara umum. Setelah selesai salam, seseorang akan mengumumkan hal-hal penting bagi komunitas minoritas muslim di kampus dan Australia.

Baca Juga:  Mecidi Aksa Den Hague

20131122_125939 OK_miniSholat Jumat di Kampus dijadikan ajang untuk kumpul-kumpul mahasiswa yang berasal dari negara yang sama. Inilah ajang silaturahmi paling penting yang bisa dilakukan mahasiswa muslim di Australia. Setelah selesai sholat, mereka akan membentuk kelompok-kelompok kecil berbasis negara (dan bahasa)

Oh ya, tidak ada tempat wudhu di sini sehingga harus sudah wudhu dari rumah.

Print Friendly, PDF & Email
Be Sociable, Share!

Comments

comments

2 Replies to “Lapangan Basket UNSW”

  1. Dari Abu Hurairah bahwasanya mereka menulis surat kepada Umar bertanya tentang (pelaksanaan) sholat Jumat, maka Umar menulis: ‘Lakukanlah sholat Jumat di manapun kalian berada” (riwayat Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya, Imam Ahmad menyatakan bahwa sanad riwayat ini jayyid/baik). Imam Asy-Syafi’i berpendapat bahwa maksudnya lakukan sholat Jumat di manapun selama berada dalam lingkungan perkampungan/pemukiman, karena pada waktu itu mereka berada di Bahrain (Aunul Ma’bud juz 3 halaman 283). Pendapat jumhur dan penjelasan Imam Asy-Syafi’i inilah yang benar. Sehingga, jika suatu tempat terkena bencana alam dan meruntuhkan bangunan masjidnya, maka seharusnya penduduk di wilayah tersebut yang masih selamat bisa melakukan sholat Jumat di areal sekitar puing-puing bangunan tersebut (meski sudah bukan berupa bangunan lagi). Di sisi lain, tidak dibenarkan sholat Jumat yang dilakukan bukan di suatu perkampungan. Misal, sholat Jumat di atas kapal laut yang berlayar di tengah lautan, atau sholat Jumat di suatu hutan yang jauh dari pemukiman. Ini tidak dibenarkan. Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam sering melakukan safar bersama sejumlah Sahabat melintasi gurun pasir atau wilayah-wilayah yang jauh dari perkampungan, bertepatan dengan waktu Jumat beliau tidak melakukan sholat Jumat. Tidak sepantasnya juga sholat Jumat dilakukan di tempat yang sebelumnya banyak digunakan untuk maksiat. Contoh, pelaksanaan sholat Jumat di aula kantor atau sekolah, yang aula tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas, bahkan termasuk pergelaran musik, joget, dan semisalnya. Sholat Jumat tidak selayaknya dilakukan di tempat yang demikian.

  2. Kalau kita bicara ideal, tentu saja Sholat Jumat di Masjid. Di tempat-tempat dimana muslim menjadi minoritas, bahkan bisa mengadakan sholat Jumat saja sudah Alhamdulillah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *