SMP in Australia 1: Mendaftar

phpW7A4gGPMIni tulisan tentang orang tua yang berdebar-debar saat anaknya akan masuk SMP. Sepertinya baru kemarin mengantarkan anak pertama saya ke gerbang TK, eh kok tahu-tahu sekarang sebentar lagi sudah SMP.

Tapi saya yakin tidak sendirian. Ada jutaan orangtua yang berdebar karena anak pertamanya akan masuk SMP. Tahap untuk memulai mencari SMP favorit sudah kami lakukan sejak pertama kali datang ke Australia bulan Juni lalu. Tetapi ternyata, system penerimaan High School di Australia, tepatnya di Sydney sudah dimulai sejak kelas 5 SD. Mereka mengikuti semacam test untuk menentukan masuk ke SMP-SMP favorit

Ada tiga jenis High School Negeri di NSW. Pertama, (just) High School yang menerima murid yang biasanya berdasarkan lokasi tempat tinggal. Anak-anak yang tinggal di lingkungan dekat dengan High School yang dimaksud, pasti diterima. Kedua, gabungan antara High School dengan Selective High School. Dalam sekolah ini, murid yang berasal dari wilayah sekitar SMP otomatis akan diterima walaupun sebagian muridnya diterima melalui ujian pada kelas 5 Primary School. Ketiga, High School yang muridnya murni hanya berdasarkan ujian masuk atau disebut dengan Selective High School. SMP jenis terakhir ini adalah SMP favorit yang muridnya berasal dari seluruh Sydney. Diluar itu tentu saja ada SMP Swasta yang tidak sedikit diantaranya jauh lebih baik daripada SMP negeri, tentu saja dengan biaya yang tidak kalah dgn sekolah PhD per tahunnya.

Karena anak saya datang hanya enam bulan sebelum mulai masuk ke SMP, maka peluang untuk masuk ke selective high school kecil. Tetapi di SD nya yang dahulu di Wiley Park Public School, wakil kepala sekolah yang baik memberikan rekomendasi untuk masuk ke Sir Joseph’s Bank High School yang merupakan sekolah gabungan. Kami juga mencari sekolah di Canterbury Boys High School dan tidak lupa melihat sekolah terdekat di Belmore Boys HS. Setelah dua bulan kemudian kami pindah ke Randwick, data anak saya masih tertulis diterima di Sir Joseph’s Bank HS. Tentu saja tidak mungkin sekolah di sana karena jaraknya yang cukup jauh.

Baca Juga:  Indonesia Australia Dialogue Day 1

tuitionLW-620x349Akhirnya kami mencari sekolah terdekat yang mutunya tidak kalah dengan Sir Joseph’s Bank HS. Kami memiliki di Randwick Boys High School, yang selain karena factor jarak, juga merupakan gabungan antara sekolah biasa dengan system selective mulai tahun ini. Tadinya kami sempat juga kelimpungan mencari SMP seperti dialami orang tua di Indonesia, tetapi setelah melihat-lihat sekolah dan mengadakan tur singkat, kami berfikir, sekolah yang didirikan tahun 1920 ini tentu lebih baik dari SMP favorit di Yogyakarta. Dengan biaya pendidikan AU 12,500 per tahun, tentu fasilitasnya lebih baik. Jadi setelah muter-muter kesana kesini, akhirnya High School di area tempat tinggal sepertinya cukup bisa mengembangkan kemampuan anak terbesar kami menjadi yang seperti diinginkannya.

Kembali ke berdebar-debar, dari paparan yang disampaikan kepala sekolah Randwick Boys High School di aula perpustakaan beberapa hari lalu, orangtua yang akan memasukkan anaknya ke SMP pasti akan mengalami hal berikut: pertama, kekhawatiran tentang proses anak melewati masa remajanya. Tahap-tahap yang dalam psikologi disebut adolescence ini selalu menggemaskan dan sekaligus membuat orang tua berdebar. Kedua, anak kita akan menjadi lebih independent dari sebelumnya. Memilih SMP penting karena disanalah anak kita ditempa dari masa early adolescence di usia 11 tahun sampai 18 tahun.

High School di Australia berbeda-beda tiap negara bagian, tetapi intinya murid yang telah lulus SD akan melanjutkan ke jenjang berikutnya selama enam tahun yang terbagi menjadi dua, Year 7-10 dan Year 11 dan 12. Di beberapa tempat lain, misalnya di Canberra,  dibagi menjadi High School (Year 7-10) dan College (Year 11&12). Di Randwick, anak akan belajar dari year 7-12 atau kira-kira setara dengan SMP sekaligus SMA.

Baca Juga:  Ramadhan ini: Maafkan Aku Anakku

Nah, karena wajib belajar di Australia adalah selama 12 tahun, anak saya yang “lulus” SD tidak mendapatkan ijasah apapun. Report nya terakhir kali di SD sama saja dengan report adiknya yang kelas 3, hanya berbeda tulisan tahun. Report ini sama di seluruh NSW yang terdiri dari sekitar lima lembar print out yang terdiri dari Assessment of Achievement (menunjukkan seberapa capaian murid) dan Effort (menunjukkan seberapa sungguh-sungguh usaha yang dilakukan untuk mencapai hasil tersebut). Semoga tidak bermasalah jika kembali ke Indonesia.

Print Friendly, PDF & Email
Be Sociable, Share!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *